Berikut adalah prosedur yang harus diikuti untuk menggunakan fasilitas yang tersedia.

1
PENGELOLAAN SAMPAH KEGIATAN DI ASILO HERMELINK

Untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan Asilo Hermelink, setiap komunitas yang mengadakan kegiatan wajib mematuhi ketentuan berikut:

1. Pemilahan Sampah

Setiap peserta dan panitia wajib memisahkan sampah ke dalam tiga kategori:

  1. Sampah Organik
    – Sisa makanan, daun, bahan yang dapat terurai.
  2. Sampah Anorganik
    – Plastik, botol, gelas minum, kaleng, kardus, kertas.
  3. Sampah Residu
    – Tisu, masker, popok, pembalut, kemasan kotor.

Tempat sampah dengan label organik, anorganik, dan residu telah disediakan di beberapa titik area kegiatan.

2. Kewajiban Membawa Pulang Sampah Anorganik

Untuk mengurangi beban pengelolaan sampah di lingkungan Asilo:

  • Seluruh sampah anorganik wajib dibawa pulang oleh peserta atau panitia,
    atau dibuang secara langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
  • Sampah anorganik tidak diperbolehkan ditinggalkan, ditumpuk, atau disimpan di area Asilo, termasuk TPS mini.

3. Pengelolaan Sampah Organik & Residu

  • Sampah organik boleh dibuang pada tempat yang sudah ditetapkan oleh Asilo.
  • Sampah residu (tisu, masker, popok, kemasan kotor) harus diikat rapat sebelum dibuang.
  • Dilarang membuang sampah cair atau sisa makanan basah sembarangan.

4. Tanggung Jawab Panitia Kegiatan

Sebelum kegiatan:

  • Menyediakan kantong sampah besar untuk setiap kategori.
  • Menyampaikan aturan ini kepada seluruh peserta.

Selama kegiatan:

  • Menugaskan tim khusus untuk memantau titik sampah.
  • Mengingatkan peserta agar tidak membuang sampah sembarangan.

Setelah kegiatan:

  • Panitia wajib memastikan area bersih total.
  • Semua sampah anorganik telah dibawa keluar dari Asilo.
  • Sampah organik dan residu ditangani sesuai ketentuan.

5. Ketertiban dan Kepatuhan

  • Petugas Asilo berhak memberi teguran jika ada pelanggaran.
  • Pelanggaran yang berulang dapat mengakibatkan komunitas tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas pada kegiatan berikutnya.

Demikian aturan ini ditetapkan untuk dipatuhi bersama demi menjaga kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan Asilo Hermelink.

Terima kasih atas kerja sama dan kepeduliannya.


2
KATEGORI SAMPAH DI ASILO HERMELINK

KATEGORI SAMPAH DI ASILO HERMELINK

KATEGORI SAMPAH DAN CONTOHNYA

1. Sampah Organik (Hijau)

Bahan yang mudah terurai / bisa dikompos

  • Sisa makanan: nasi, sayur, buah, daging, tulang
  • Kulit buah: pisang, jeruk, mangga, apel
  • Sisa sayuran / daun salad / daun kemangi
  • Ampas kopi atau teh
  • Telur, kulit telur
  • Ranting kecil, daun kering, rumput
  • Sisa bunga / tanaman hias
  • Sisa makanan basah lainnya

2. Sampah Anorganik / Dapat Didaur Ulang (Biru)

Bahan yang bisa dicuci & diolah ulang

  • Botol plastik minuman (air mineral, soda)
  • Gelas plastik bekas minuman / cup
  • Kaleng minuman / kaleng makanan
  • Kardus & kertas bersih (kotak makanan, kotak sepatu)
  • Plastik bersih dari makanan / snack
  • Alumunium foil / pembungkus makanan bersih
  • Botol kaca (dapat didaur ulang)

3. Sampah Residu / Non Daur Ulang (Hitam)

Bahan yang tidak bisa didaur ulang

  • Tisu bekas, popok, pembalut, masker
  • Plastik kotor / kemasan makanan yang berminyak
  • Styrofoam bekas makanan / minuman
  • Plastik campuran sulit didaur ulang (makanan cepat saji)
  • Sisa snack / bungkus plastik yang menempel dengan makanan
  • Sampah campuran lainnya

4. Sampah B3 Rumah Tangga (Kuning / Khusus)

Bahan berbahaya, harus dikumpulkan terpisah

  • Baterai bekas
  • Lampu neon / lampu LED rusak
  • Obat kadaluwarsa
  • Cairan kimia rumah tangga (pembersih lantai, pestisida)
  • Botol / wadah bekas cat atau thinner
  • Jarum suntik / alat medis kecil (jika ada)


3
GUIDELINE PENGGUNAAN TENDA DOME

A. SAAT PEMASANGAN TENDA DOME

1. Pemilihan Lokasi

  • Pilih tanah rata, keras, dan tidak di jalur air.
  • Hindari area di bawah pohon rapuh, dahan kering, atau tebing rawan longsor.
  • Bersihkan batu, ranting, dan benda tajam di area tenda.

2. Persiapan Awal

  • Bentangkan groundsheet terlebih dahulu.
  • Pisahkan komponen tenda: tiang, pasak, flysheet, inner tent.
  • Pastikan semua bagian lengkap dan tidak rusak.

3. Pemasangan Rangka

  • Rakit tiang frame hingga menyambung sempurna.
  • Masukkan tiang ke jalur (sleeve) atau klip sesuai desain tenda dome.
  • Pastikan rangka berbentuk melengkung simetris dan berdiri stabil.

4. Mengencangkan Tenda

  • Pasang pasak di keempat sudut terlebih dahulu agar inner tent tidak bergerak.
  • Tegangkan semua sisi tenda hingga bentuk dome muncul sempurna.
  • Pastikan pintu tenda tidak tertarik terlalu kencang.

5. Pemasangan Flysheet

  • Letakkan flysheet menutupi inner tent dengan posisi yang benar.
  • Hubungkan kancing/klip flysheet ke rangka jika ada.
  • Kencangkan tali flysheet agar tidak menyentuh inner tent (menghindari rembesan).

6. Final Check

  • Pastikan semua pasak masuk penuh ke tanah.
  • Cek tali pengencang (guyline)  harus tegang, tidak kendor.
  • Pastikan ventilasi terbuka agar udara mengalir.
  • Pastikan tenda tidak miring dan tidak menahan air jika hujan turun.

B. PENGGUNAAN TENDA DOME

1. Saat Masuk & Keluar

  • Lepaskan alas kaki sebelum masuk tenda.
  • Tutup resleting pintu setiap kali keluar/masuk agar serangga tidak masuk.
  • Jangan menarik resleting secara kasar.

2. Kebersihan di Dalam Tenda

  • Tidak makan/minum berkuah atau berminyak di dalam tenda.
  • Jaga tenda tetap kering, lap air atau embun yang masuk.
  • Barang tajam (pisau, gunting, paku) jangan diletakkan langsung di lantai tenda.

3. Keamanan & Kenyamanan

  • Jangan merokok di dalam tenda atau dekat pintu.
  • Jangan menyalakan kompor, lilin, atau api di dalam tenda.
  • Ventilasi wajib dibuka sebagian agar tidak pengap dan mengurangi kondensasi.
  • Jangan bersandar keras pada tiang atau dinding tenda.

4. Penyimpanan Barang

  • Simpan elektronik, dompet, dan barang penting dalam pouch/tas kecil.
  • Jangan menumpuk barang berat di satu sisi tenda.
  • Makanan simpan dengan wadah tertutup agar tidak menarik hewan.

5. Saat Cuaca Hujan atau Angin

  • Pastikan flysheet tetap tegang dan tidak menempel ke inner tent.
  • Periksa tali pengencang (guyline) secara berkala.
  • Jangan membuka tenda terlalu lama jika hujan deras.

6. Saat Tidur atau Meninggalkan Tenda

  • Pastikan pintu ditutup rapat.
  • Matikan lampu tenda jika ditinggalkan lama.
  • Pastikan tidak ada barang cair yang dapat tumpah.

7. Setelah Pemakaian

  • Bersihkan tenda dari pasir, tanah, dan sampah.
  • Bila tenda basah, jemur hingga kering sebelum dipacking.
  • Pastikan semua perlengkapan lengkap: pasak, tali, rangka, flysheet, pouch.
  • Lipat dan simpan secara rapi

C. PACKING TENDA DOME

1. Pastikan Tenda Dalam Keadaan Kering

  • Bila habis hujan, jemur dulu hingga benar-benar kering (inner & flysheet).
  • Lap bagian bawah tenda yang lembap sebelum dilipat.
  • Jangan packing tenda dalam keadaan basah karena bisa berjamur, bau apek, merusak coating.

2. Bersihkan Tenda

  • Keluarkan semua barang dari dalam tenda.
  • Bersihkan pasir, daun, lumpur, atau tanah dari lantai dan dinding tenda.
  • Kocok tenda pelan agar debu keluar.

3. Bongkar dengan Urutan yang Benar

  • Lepas semua pasak; bersihkan sebelum disimpan.
  • Lepas guyline, clip, dan pengait dari flysheet/inner tent.
  • Bongkar rangka (frame) tenda perlahan jangan ditarik tetapi didorong perlahan.

4. Pisahkan dan Cek Kelengkapan

  • Pastikan semua tiang, pasak, flysheet, inner tent, tali, pouch, dan groundsheet lengkap.
  • Simpan pasak di pouch khusus agar tidak merusak kain tenda.

5. Melipat Tenda

  • Rentangkan tenda di tanah bersih.
  • Lipat menjadi bentuk persegi panjang mengikuti ukuran tas tenda.
  • Gulung perlahan bersama flysheet atau pisahkan sesuai kebutuhan merek tenda.
  • Pastikan lipatan padat dan rapi, tidak ada udara terperangkap.

6. Penyimpanan

  • Simpan tenda di tas aslinya, jangan dipaksakan terlalu keras agar kain tidak cepat rusak.
  • Simpan di tempat kering dan tidak lembap.

D. PEMELIHARAAN TENDA DOME

1. Setelah Dipakai

  • Pastikan tenda kering total sebelum disimpan (inner, flysheet, dan groundsheet).
  • Bersihkan pasir, tanah, dan daun yang menempel.
  • Periksa resleting, tali, dan tiang untuk memastikan tidak ada yang rusak.

2. Perawatan Kain (Flysheet & Inner)

  • Jangan mencuci pakai detergent keras—cukup air sabun lembut.
  • Jangan disikat kasar; cukup dilap dengan kain halus.
  • Jemur di tempat teduh, hindari matahari terlalu lama agar bahan tidak getas.

3. Perawatan Tiang Tenda

  • Keringkan tiang sebelum disimpan agar tidak berkarat/korosi.
  • Periksa karet penghubung (shock cord); jika kendur, segera ganti.
  • Jangan membiarkan tiang “snap” saat dilepas agar tidak retak.

4. Perawatan Pasak

  • Cuci dan keringkan sebelum disimpan.
  • Rapikan dalam pouch khusus agar tidak merobek kain tenda.
  • Ganti bila bengkok parah atau tumpul.

5. Resleting & Klip

  • Bersihkan jalur resleting dari pasir atau debu.
  • Beri sedikit pelumas ringan (wax/lilin) bila mulai seret.
  • Hindari menarik resleting dengan paksa.

6. Penyimpanan

  • Simpan tenda di tempat kering, sejuk, dan tidak lembap.
  • Jangan disimpan terlalu padat/tertekan untuk waktu lama.
  • Jika belum lama dipakai tapi lembap, buka dan angin-anginkan.

7. Pemeriksaan Berkala

  • Cek waterproofing flysheet setidaknya setahun sekali.
  • Semprot ulang waterproofing spray jika kain mulai menyerap air.
  • Cek tali guyline, gantikan yang mulai rapuh.


4
GUIDELINE PENGGUNAAN TENDA KOMPI

ATURAN PENGGUNAAN TENDA KOMPI

1. Fungsi dan Kegiatan

  • Tenda kompi digunakan untuk aktivitas kelompok atau regu seperti istirahat, team Kesehatan, atau penyimpanan peralatan.
  • Tidak digunakan untuk kegiatan yang berisiko merusak tenda (misal: memasak di dalam, mengikat benda berat ke tiang).

2. Pemasangan

  • Hanya boleh dipasang oleh tim yang memahami urutan pemasangan.
  • Pastikan lokasi datar, bersih, dan aman.
  • Gunakan semua tiang, pasak, dan tali guyline sesuai petunjuk.

3. Penggunaan di Dalam Tenda

  • Jangan membawa benda tajam, api, atau cairan berbahaya ke dalam tenda.
  • Berat peralatan atau barang yang diletakkan di dalam tenda tidak melebihi kapasitas.
  • Pastikan ventilasi tetap terbuka agar sirkulasi udara baik.

4. Kebersihan dan Sampah

  • Semua sampah harus dibuang sesuai kategori: organik, anorganik, residu.
  • Sampah anorganik dari kegiatan komunitas dibawa pulang atau dibuang di TPA.
  • Jangan meninggalkan sisa makanan atau minuman di dalam tenda.

5. Keamanan

  • Pastikan tali guyline tidak mengganggu jalur masuk/keluar.
  • Pasak dan tiang harus terpasang kuat, hindari tiang goyah.
  • Jangan memindahkan tenda saat sudah berdiri tanpa membongkar.

6. Bongkar Tenda

  • Bongkar dengan urutan yang benar:
    1. Lepas pasak dan guyline
    2. Lepas clip / pengait flysheet / inner tent
    3. Bongkar tiang perlahan, hati-hati pada segmen snap
    4. Lipat flysheet dan simpan di tempat kering

7. Tanggung Jawab Pengguna

  • Pengguna tenda bertanggung jawab menjaga kebersihan, keamanan, dan keutuhan tenda.
  • Kerusakan akibat kelalaian pengguna harus dilaporkan dan ditanggung oleh pihak yang bertanggung jawab.


ATURAN PEMBONGKARAN TENDA KOMPI

1. Persiapan

  • Pastikan semua orang yang membantu mengetahui urutan pembongkaran.
  • Keluarkan seluruh barang pribadi dan peralatan dari dalam tenda.
  • Siapkan kantong atau tas untuk tiang, pasak, dan aksesoris.

2. Lepas Pasak dan Patok

  • Cabut semua pasak dari tanah dengan hati-hati.
  • Bersihkan pasak dari tanah atau lumpur sebelum disimpan agar awet.

3. Lepas Guyline dan Pengait

  • Lepaskan tali guyline yang menahan flysheet.
  • Lepaskan semua clip, pengait, dan aksesoris yang menempel pada flysheet atau inner tent.

4. Bongkar Tiang dengan Hati-hati

  • Tiang kompi terdiri dari beberapa segmen yang tersambung dengan snap/klik.
  • Bongkar perlahan dan lurus, jangan tarik atau putar paksa.
  • Hindari membiarkan segmen snap keras/tertekan agar tidak pecah atau retak.

5. Lipat Flysheet dan Inner Tent

  • Pastikan kain tenda kering atau setengah kering.
  • Lipat rapi dan masukkan ke tas tenda sesuai kategori.

6. Penyimpanan Tiang dan Peralatan

  • Tiang, pasak, dan aksesoris disimpan di tempat kering dan berventilasi.
  • Semua tali, clip, dan pengait harus dikumpulkan agar tidak hilang.

7. Pembersihan Area

  • Pastikan area tenda bersih dari sampah dan benda tajam.
  • Tutup lubang bekas pasak agar tanah rata.
  • Laporkan kerusakan atau bagian yang hilang kepada panitia.

Tips Tambahan

  • Bongkar tenda minimal 2 orang untuk ukuran besar.
  • Ikuti urutan terbalik dari pemasangan agar lebih aman.
  • Jangan menyimpan tenda dalam kondisi basah agar kain dan tiang tidak cepat rusak.

ATURAN PENYIMPANAN TENDA KOMPI

1. Persiapan Sebelum Penyimpanan

  • Pastikan tenda sudah dibongkar sesuai urutan yang benar.
  • Bersihkan semua bagian tenda:
    • Flysheet / inner tent → kering dan bebas dari kotoran.
    • Tiang → bersih dari tanah atau lumpur.
    • Pasak dan aksesoris → dibersihkan dan dikumpulkan.

2. Pengeringan

  • Pastikan kain tenda kering sepenuhnya sebelum disimpan agar tidak berjamur atau berbau.
  • Jika tenda masih lembab, jemur di tempat teduh dan berventilasi.

3. Pelipatan dan Penyimpanan Kain

  • Lipat flysheet dan inner tent rapi, sesuai ukuran tas tenda.
  • Jangan menekannya terlalu keras agar kain tidak cepat rusak atau robek.

4. Penyimpanan Tiang dan Aksesoris

  • Tiang disimpan terpisah dalam tas khusus atau kantong tiang.
  • Pastikan segmen snap/klik tidak tertekan agar tetap awet.
  • Pasak, tali guyline, clip, dan pengait dikumpulkan dalam kantong kecil agar tidak hilang.

5. Lokasi Penyimpanan

  • Simpan semua bagian tenda di tempat kering, berventilasi, dan aman dari tekanan atau benda berat.
  • Hindari tempat lembab atau terpapar langsung sinar matahari yang terlalu panas.

6. Pengawasan dan Pencatatan

  • Catat jumlah dan kondisi tenda saat disimpan.
  • Laporkan kerusakan atau kehilangan komponen kepada pihak yang bertanggung jawab.
  • Jangan mengambil atau memindahkan tenda tanpa izin panitia.

Tips Tambahan

  • Gunakan rak atau gantungan jika tersedia untuk menghindari menumpuk tenda.
  • Periksa kondisi tenda secara berkala jika disimpan dalam waktu lama.
  • Simpan di area yang mudah diakses saat dibutuhkan untuk kegiatan berikutnya.


Ada Pertanyaan?

Jangan ragu untuk menghubungi kami

Hubungi Kami